Ustaz Hisyam Mukhlis Arruyani Ajak Jemaah Istiqomah di Jalan yang Lurus melalui Kajian Suratul Fatihah
intern KalamTV
20 Jun 2026
19 views
No image available
Bogor (Kalamtv.id) β Ustaz Hisyam Mukhlis Arruyani memimpin kajian rutin Suratul Fatihah yang berlangsung khidmat di Masjid Alumni IPB, Jalan Cidangiang, Baranangsiang, Kota Bogor, pada Jumat (19/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi atau istiqomah di jalan yang lurus dengan mengamalkan prinsip 5I, yakni iman, ikhlas, mengikuti Nabi, ingat mati, serta mengikuti orang saleh.
Dalam paparannya mengenai penafsiran ayat terakhir Suratul Fatihah, yaitu shiratalladzina an'amta alaihim ghairil maghdubi alaihim waladdhallin, Ustaz Hisyam menjelaskan bahwa setiap Muslim harus senantiasa memohon petunjuk agar dijauhkan dari jalan yang dimurkai dan jalan kesesatan. Ia menegaskan bahwa Al-Fatihah adalah sarana doa yang komprehensif bagi setiap hamba.
"Ternyata menurut linguistik bahasa Alquran, maghdub dengan dhallin itu lebih banyak dhallin. Orang yang dimurkai itu ada, tapi ketika orang itu dholim atau tersesat, maka ini bahaya buat siapapun karena dirinya hancur dan orang lain pun akan hancur karena kesesatannya," ujar Ustaz Hisyam dalam kajian tersebut.
Lebih lanjut, Ustaz Hisyam mengingatkan bahwa kunci kebahagiaan hidup terletak pada kemurnian niat karena Allah SWT. Ia juga mengajak para jemaah untuk senantiasa meneladani orang-orang saleh dan para nabi dalam menjalani kehidupan sehari-hari sebagai bentuk nyata pengamalan Suratul Fatihah.
"Belajarlah dari orang sukses untuk mengikuti jejaknya. Belajarlah dari orang gagal dari kesalahannya. Maksudnya kalau ada orang yang sesat atau gagal dalam hidupnya, jadikan pelajaran buat kita," tambahnya.
Selain memaparkan tafsir ayat, Ustaz Hisyam juga memberikan panduan amaliah praktis terkait Suratul Fatihah bagi para jemaah yang memiliki hajat tertentu. Ia menjelaskan beberapa metode pengamalan, seperti membaca Suratul Fatihah sebanyak 111 kali untuk memohon kemudahan jodoh, serta tata cara khusus bagi pasangan yang mendambakan keturunan.
Penjelasan ini diberikan sebagai bentuk ikhtiar spiritual agar jemaah dapat merasakan keberkahan dan keutamaan yang terkandung di dalam setiap ayat Al-Fatihah dalam kehidupan nyata.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti fenomena perilaku sosial anak muda di masa kini yang sering kali jauh dari nilai-nilai kesantunan. Ustaz Hisyam menekankan pentingnya peran pengajian sebagai sarana mencari ilmu agar umat tidak mudah tersesat oleh lingkungan atau pergaulan yang kurang baik.
Ia berharap agar para jemaah, khususnya ibu-ibu yang hadir, dapat membimbing keluarga dan anak-anaknya agar tetap berada di jalan yang lurus sesuai tuntunan agama.
Kajian ditutup dengan doa bersama agar seluruh jemaah senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT dan diberikan kemudahan dalam segala urusan dunia maupun akhirat.
Rep: Intan
19 hari yang lalu
Bagikan artikel ini
Bantu sebarkan informasi bermanfaat ini ke media sosial