KalamTV dan MKPI UIKA Gelar Workshop Jurnalistik Islami bagi MT se-Bogor Raya

Syaiful Falah
22 Jun 2026
152 views
No image available
Bogor (KalamTV.id) - KalamTV bekerja sama dengan Program Studi Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam (MKPI) Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menggelar Workshop Jurnalistik Islami bagi perwakilan Majelis Taklim (MT) Muslimah se-Bogor Raya. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teater UIKA, Sabtu (20/6/2026), tersebut bertujuan memperkuat syiar dakwah melalui media digital.

Ketua panitia, Amanda, mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, workshop tersebut memberikan banyak pengalaman berharga, mulai dari proses persiapan, koordinasi antarpanitia, hingga pelaksanaan acara yang berjalan dengan baik.

"Saya merasa senang karena acara ini tidak hanya menjadi wadah untuk belajar tentang jurnalistik, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah, melatih kerja sama, tanggung jawab, dan komunikasi dalam sebuah tim. Banyak pelajaran yang saya dapatkan, baik dari pemateri, panitia, maupun seluruh peserta yang hadir," ujarnya.

Amanda menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, pemateri, pihak kampus, dan peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi langkah awal lahirnya karya-karya jurnalistik yang berkualitas sekaligus bernilai dakwah.

"Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan dengan tema-tema yang menarik sehingga semakin banyak yang tertarik untuk belajar dan berkarya melalui jurnalistik," katanya.

Narasumber pertama, Wakil Ketua Program Studi Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam (MKPI) Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor, Dewi Anggrayni, menjelaskan pentingnya dakwah melalui media dengan memanfaatkan gawai untuk menghasilkan tulisan maupun konten dakwah.

"Handphone kita yang harganya jutaan ini sayang kalau tidak dimanfaatkan membuat konten dakwah yang bisa menghasilkan pahala untuk kita. Oleh karena itu, lewat kegiatan hari ini ibu-ibu dilatih cara menulis berita dan membuat flyer kegiatan dakwah," ujar Dewi.

Menurutnya, kajian yang rutin digelar oleh majelis taklim akan memiliki jangkauan syiar yang lebih luas apabila didokumentasikan dalam bentuk berita dan konten yang memuat isi kajian. Terlebih, pada era digital saat ini dakwah semakin mudah dilakukan melalui berbagai saluran media sosial.

Sementara itu, Redaktur KalamTV, Syaiful Falah, dalam materi bertajuk "Pentingnya Dakwah Melalui Media" mengingatkan bahwa berdakwah merupakan kewajiban bagi umat Islam untuk terus mengajak masyarakat menaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Ia mengatakan, perkembangan teknologi telah mempermudah aktivitas dakwah melalui berbagai platform media sosial. Namun, menurutnya, media global saat ini masih didominasi oleh pihak nonmuslim sehingga berbagai isu yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam kerap dikemas dan dipromosikan secara masif melalui kekuatan propaganda.

Karena itu, ia menilai kemampuan jurnalistik menjadi penting agar umat Islam memiliki kekuatan dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah kepada masyarakat luas.

"Sangat penting kita belajar jurnalistik Islami agar dapat menjangkau umat Islam se-Indonesia dengan lebih kuat lagi melalui jurnalis dari tiap majelis taklim se-Bogor Raya," katanya.

Syaiful menyampaikan bahwa saat ini terdapat sedikitnya 50 kajian setiap pekan dari berbagai majelis taklim di Kota dan Kabupaten Bogor, atau sekitar 200 kajian setiap bulan yang diliput KalamTV, dan diharapkan meningkat menjadi 300 kajian per bulan pada tahun ini.

Menurutnya, apabila setiap kajian menghasilkan satu berita, maka akan lahir ratusan berita bermuatan dakwah yang dapat diakses masyarakat luas. Untuk mendukung hal tersebut, KalamTV telah menyediakan wadah bagi publikasi berita-berita dakwah melalui platform digitalnya.

Mengakhiri paparannya, ia mengajak seluruh majelis taklim muslimah untuk mengirimkan perwakilan mengikuti 12 hingga 14 sesi Kuliah Informal Jurnalistik Islami yang akan diselenggarakan oleh KalamTV Institute bekerja sama dengan Pascasarjana Komunikasi dan Penyiaran Islam UIKA Bogor.

"Dakwah yang dilakukan secara bersama-sama akan memberikan dampak positif yang lebih besar dan lebih luas," ujarnya.

Materi terakhir disampaikan Koordinator Bidang Media Sosial KalamTV, Fera Farfalla. Ia menjelaskan pentingnya branding majelis taklim serta memberikan pelatihan cara membuat flyer kegiatan agar syiar dakwah dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Menurutnya, di era digital saat ini, branding sebuah produk maupun lembaga menjadi hal yang penting karena dapat meningkatkan pengenalan masyarakat terhadap produk atau lembaga tersebut. Selain itu, perkembangan teknologi juga membuat pembuatan flyer atau poster kajian menjadi semakin mudah.

"Oleh karena itu, dengan pelatihan ini diharapkan mampu membantu kegiatan majelis taklim, khususnya dalam memperluas syiar dakwah Islam," katanya.

Workshop Jurnalistik Islami tersebut ditutup dengan semangat yang tercermin dalam jargon Creative Muslimah Talks, "Satu Tulisan, Berjuta Kebaikan. Allahu Akbar." []

17 hari yang lalu

Bagikan artikel ini

Bantu sebarkan informasi bermanfaat ini ke media sosial

Konten Terkait