Lima Ciri Utama Pribadi yang Berkualitas
intern KalamTV
19 Jun 2026
18 views
No image available
Bogor (Kalamtv.id) β Kajian yang dihadiri oleh jemaah Majelis Taklim Annisa, mengenai ciri utama manusia berkualitas dalam Al-Quran menjadi pembahasan menarik dalam acara yang berlokasi di Masjid Al Mutaqin, Pandu Raya, Bogor, pada Jumat (19/6/2026).
Acara yang bertema 'UP GRADE DIRI (Menjadi Pribadi Yang Lebih Terang)' mendatangkan Ustaz Abi Fakhri Nababan spesialis bidang pendidikan pelatihan pengembangan SDM. Ia menjelaskan amal saleh yang dijalankan oleh seorang muslim harus selaras dengan pengendalian perilaku sehari-hari untuk menjaga kualitas diri.
"Seseorang tidak boleh hanya menjalankan sebagian perintah agama namun mengabaikan aspek yang lainnya", jelas Ustaz Abi Fakhri.
Sebagai upaya untuk terus melakukan refleksi, terdapat lima ciri utama menjaga kualitas diri seseorang dalam menghadapi dinamika kehidupan.
Yang pertama adalah kemampuan dalam mengendalikan emosi, di mana menahan nafsu amarah dipandang sama pentingnya dengan ibadah seperti salat. Yang kedua, orang yang berkualitas akan senantiasa menjaga hati untuk tidak berprasangka buruk atau mudah menghakimi sesama. Kemudian, yang ketiga tidak mudah merasa tersinggung, sebab kekecewaan yang muncul akibat realita yang tidak sesuai keinginan sering kali bersumber dari kurangnya rasa syukur dan minimnya fokus seseorang pada upaya perbaikan dirinya sendiri.
Keempat, kualitas diri juga tercermin dari hati yang tidak mudah bersedih dan kecewa. Jika kita mudah kecewa dengan banyak orang, maka renungilah bahwa diri sendiripun berpotensi mengecewakan orang lain. Terakhir, kunci kelima adalah sikap pantang berputus asa dalam menghadapi kesulitan hidup. Keyakinan bahwa setiap ujian tidak akan pernah melampaui kemampuan seorang hamba menjadi pondasi utama agar seseorang tetap teguh dan tidak terpuruk dalam situasi sesulit apa pun.
"Yakini bersama kesulitan ada kemudahan. Tidak ada ujian yang melebihi kemampuan", tegas Ustaz Abi Fakhri.
Melalui refleksi kelima poin tersebut, para jamaah diharapkan mampu mengevaluasi agar tidak terjebak dalam persepsi-persepsi semu. Membentuk pribadi yang lebih tenang, penuh rasa syukur, dan memiliki kualitas akhlak yang lebih baik di mata Allah SWT.
rep: nisa
20 hari yang lalu
Bagikan artikel ini
Bantu sebarkan informasi bermanfaat ini ke media sosial