Kajian Alisa Khadijah Bogor: Muslimah Berdaya, Berdampak Nyata dan Berakhlak Mulia

Amanda cinta
10 Jun 2026
37 views
No image available
Bogor (KalamTV.id) – Muslimah di Kabupaten Bogor didorong untuk berperan aktif dalam pembangunan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi, penguatan literasi, dan pemakmuran masjid. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan kajian ilmiah bertema “Muslimah Berdaya, Berdampak Nyata dan Berakhlakul Karimah” yang diselenggarakan Alisa Khadijah ICMI Kabupaten Bogor di Masjid Raya Baitul Faizin, Kabupaten Bogor. Senin (8/6/2026)

Ketua Alisa Khadijah ICMI Kabupaten Bogor, Hj. Dewi Puspasari, mengatakan bahwa organisasinya memiliki komitmen untuk meningkatkan kemandirian perempuan, khususnya dalam bidang ekonomi dan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, perempuan tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga dapat menjadi motor penggerak pemberdayaan umat.

Ia menjelaskan, salah satu program yang sedang dijalankan adalah pemberdayaan masjid melalui berbagai kegiatan produktif. Program tersebut mencakup pelatihan usaha berbasis masjid, pengelolaan sampah bernilai ekonomi, hingga pengembangan layanan yang dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar masjid.

“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat edukasi, literasi, dan pemberdayaan ekonomi umat. Kami ingin menghadirkan masjid yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Alisa Khadijah juga menggandeng sejumlah pihak untuk mengembangkan program pemberdayaan yang telah mulai diterapkan di beberapa masjid di Kabupaten Bogor. Program tersebut diharapkan dapat menjadi model yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat fungsi sosial masjid.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bogor, H. Tb. Irwan Kurniawan, MM. menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, masjid memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar tempat pelaksanaan ibadah ritual. Masjid juga harus menjadi pusat pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa perempuan memiliki kontribusi besar dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, program-program yang mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian perempuan perlu terus didukung oleh berbagai pihak.

“Perempuan tidak hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga memiliki potensi besar dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara organisasi perempuan dan pengelola masjid perlu terus diperkuat,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim, mengajak masyarakat untuk terus memakmurkan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial. Menurutnya, keberadaan masjid yang aktif akan memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter masyarakat serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan.

Sementara itu, penceramah KH. Taufiqurrahman menekankan pentingnya menjaga persatuan, memakmurkan masjid, serta meningkatkan kualitas ibadah sebagai fondasi pembangunan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa masyarakat yang aktif memakmurkan masjid, menjaga ukhuwah, dan memperbanyak istighfar akan memperoleh keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran muslimah dalam pembangunan Kabupaten Bogor sekaligus mendukung visi daerah yang mendorong masyarakat religius, mandiri, dan berdampak bagi lingkungan sekitarnya.

Rep: Amanda
29 hari yang lalu

Bagikan artikel ini

Bantu sebarkan informasi bermanfaat ini ke media sosial

Konten Terkait